Minggu, 08 April 2012

tips untuk menghadapi tilang polisi

 

Tips untuk mengurus Tilang secara jujur, tanpa nyogok.
Satu hal yg perlu gue sharing buat kalian adalah : kalo lu ditilang di jalan oleh polisi apapun, jangan sekali2 damai atau ngasi duit, bilang tilang aja langsung. hasilnya tuh plokis pasti bete karena gak dapet duit, kedua, ngurusnya gampang kok, dan dendanya resmi…begitu sodara..sodara.
 

Tips nya :
1. kalo lu ditilang di jalan sebenernya ada dua pilihan (gue juga baru tahu), form biru dan form merah.
2. Form biru adalah kalo lu terima kesalahan lu (artinya lu gak perlu berdebat ama hakim). Dgn form ini lu bayar dendanya di BRI yg ditunjuk (nanti tabel dendanya ama lokasi BRI bisa minta ke gue kalo minat), abis bayar denda resmi ke BRI, ambil SIM ato STNK yg disita ke kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum Gelael arah cawang. Disini ada ruang khusus loket Tilang, ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan SateliteTV (norak ya gue)
3. Form merah artinya lu gak terima kesalahan lu, dan dikasi kesempatan untuk berdebat ato minta keringanan ama hakim. Biasanya tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian, tergantung hari sidang Tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan. Contoh gue ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel, jl ampera, disini sidang tilang setiap selasa. Nah oleh polisi, barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas pancoran itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di pancoran SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK balik dengan sukses.
4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah dikirim ke pengadilan sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing2
5. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang tertera di surat Tilang ke PN yg ditunjuk. Tapi ini gak gue saranin. Kenapa ? karena antreannya luarbiasa banyak, kita gak punya kesempatan bertemu hakim, karena sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO yg nawarin bantuan. Mending enggak deh
6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah elu di hari lain, hindari hari sidang tilang biar gak rame, terus langsung tuju Loket khusus Tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan elu dengan bayar denda resmi. Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak dilebih2in ama petugasnya (tabel denda resmi gue punya in PDF). Contoh nih, gue tahu denda masuk jalur cepat (gue naik motor) Rp.15000, petugasnya bilang Rp.25600, dikasi angka 600 seolah2 itu perhitungan rumus2 njelimet, padahal akal2an aja biar ada yg masuk kantong dia. Gue kasi uang bulet 15.000 dia diem aja kok..hehe
7. Udah ngerti kan. jadi intinya : jangan sekali2 damai ama polisi di jalanan, tilang mah tilang aja, pilih prosedur sesuai tips diatas, gak usah sidang kalo gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan, bayar denda sesuai tarif resmi. Semua ini demi INDONESIA yg bersih dan berwibawa gemah ripah loh jinawi…hehehehe

PS : berdasarkan pengalaman dan bantuan dari berbagai milis, makanya gue pede ngadepin mereka. Silakan disebar ke temen2, biar gak ada yg diperas ama plokis, calo dll. Merdeka !!

Jumat, 06 April 2012

7MODIFIKASI VESPA PALING GILA

               Modifikasi Motor Vespa Paling Gila. Gambar Motor Modifikasi Vespa ini di bilang gila karena merombak vespa terlihat bukan seperti vespa tapi masih menampilkan ciri khas mesin vespa dan onderdil aksesoris motor pun masih memakai onderdil vespa. Berikut gambar modifikasi motor vespa gokil atau gambar modifikasi yang tergolong paling gila .Yang mana yang anda suka ?



bd7cf10c9d50x337.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila
c6aa112187ations.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila
a75493bb30Vespa.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila
133e3d6ff5ations.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila
6456a8ee4fVespa.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila
d17eb26d76rcycle.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila
8d5e61addbations.jpg 7 Modifikasi Motor Vespa Paling Gila

Modifikasi Motor

Sumber Modifikasi Motor vespa:
10 Vespa Custom and Modifications

modifikasi vespa agar lebih kencang

Kali ini meluncur ke motor scuter sebelum di bebek dan kini di supersport, M. Fadli memulai debutnya di ajang balap Vespa. Dia juga lahir dan dibesarkan di keluarga dan lingkungan pecinta skuter pinggul besar. Kini, Fadli kepincut ngelus Excel merah

.vespa
Terlebih beradaan skuter Italia tipe ini lagi gencar diburu pecinta juga pedagang. Selain sudah dijejali pengapian CDI, skuter semok ini juga dilengkapi eletrik stater. Jadi, gak repot ngengkol lagi, teng!
“Bentuk bodi sudah modern. Kapasitas mesin besar, juga cocok buat dioprek,” jelas pembalap supersport yang musim kompetisi 2010 ini balap full seri di Asian GP.
Juru kebut tim Yamaha Star Motor ini sepertinya gatel kalau pakai motor gak diapa-apain. Langung aja jeroan dapur pacu Excel ini sudah dijejali part racing yang didatangkan langsung from Italia.
Lanjut, teng! Blok set sudah ganti pakai produk Polini. Mulai dari blok, silinder head sampai piston. “Blok punya 7 lubang transfer, kalo asli cuma 3,” beber Fadli yang warga Cibinong itu.
Penggantian itu bikin kapasitas mesin yang semula 150 cc bengkak jadi 177 cc. Suplai bahan bakar ikut dibikin deras. Model intake pakai tipe racing Malossi dikawal red valve Boyesen.
Semula karburator yang disiapkan Dell’Orto tipe PHB 30 mm. Namun urung dipasang lantaran kesulitan cari spuyer yang cocok ketika seting. “Sementara pakai karbu Honda NSR SP Keihin 28 mm,” jelas Fadli yang kriting itu.
Pengapian masih bawaan Excel yang sudah CDI. Tapi, biar putaran mesin lebih enteng, magnet standar yang semula 2,3 kg dipangkas jadi 1,8 kg.
Untuk saluran buang juga enggak mau pakai produk sembarangan, doi mempercayakan knalpot berlabel JL tipe Mark One. “Kelebihan knalpot ini dibuat dari pelat khusus, suara jadi enggak terlalu cempreng,” urai Fadli yang harus megeluarkan dana sekitar Rp 3 jutaan untuk satu set knalpot ini.
Mesin sudah apik sektor tampilan juga ikut dibenahi. Biar seperti motor baru, seluruh part bodi yang sudah kusam ikut diganti baru. “Mulai spidometer, sein, kabel bodi, karet-karet dan seluruh list diganti baru. Tentu biar tampilan jadi lebih ngejreng,” ujar Fadli.
Biar lebih nyaman dan yahud diajak ngebut, kaki-kaki juga ikut kena restorasi. Sokbreker depan dan belakang diganti baru. Meski pakai sok orisinal keluaran Dan Motor pakai label Kayaba namun Fadli piawai mengemas sok itu tampil jadi seperti sok branded atau bermerek.
Triknya, selongsong sok dilepas, kemudian pegas dibuat telanjang lalu dikelir merah. Baru selanjutnya batang sok yang disiram rona hitam.
DESAIN JOK SPESIAL
Pusat gerak atau dapur pacu alias mesin Excel kini sudah disumpal berbagai komponen full racing. Kurang cocok rasanya kalau masih mengandalkan jok alias alas pantat standar. Apalagi bentuk jok bawaan pabrik yang cupu (culun punya), juga khas seperti roti tawar. Kurang oke! Makanya ogah dipasang.
Untuk menentukan desain jok yang dirasa paling pas, Fadli coba gogling cari beberapa referensi. Paling pas akhirnya disepakati desain jok racing khusus Vespa tipe PX produk SIP. Karena udah enggak sabaran mau nyemplak, singkat kata akhirnya cukup tiru model dan kontur jok.
“Bikin sendiri dan tetap memanfaatkan rangka asli. Hasilnya oke dan mirip,” ujar Fadli yang pesan di Andi Jok Racing, Cijantung. Ini spesialis jok Vespa yang juga juragan timnya ketika masih balap Vespa. Wah, kangen-kangenan dong!
Awas! Bentar lagi bakal rame dipakai skuteris yang punya Excel!
DATA MODIFIKASI VESPA
Ban depan : Dunlop TT91 3.00-10
Ban belakang : IRC 3.50-10
Knalpot : JL Mark 1
Cat : Spies Hacker
Pernis : De Beer
Total modif : Rp 35 juta
Penulis/Foto : Belo/Herry Axl

Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

Ribuan Scooteris Hadiri HUT GI-Shook



 
 
 
       Kuningan News - Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun yang ke-4, Gabungan Independent Scooteris Kuningan (GI-Shook) yang bekerjasama dengan DPD KNPI kabupaten Kuningan menghelat konser musik bertajuk ‘Scooteris Indonesia Dulur Kabeh Salamina’ di lokasi pacuan kuda jalan Ir. Soekarno, Minggu (1/4). Selain konser musik yang menampilkan band-band lokal Kuningan, acara kali ini juga diselingi oleh pelantikan anggota G-Shook, serta acara-acara hiburan menarik lainnya.
Ribuan scooteris atau pengendara motor vespa dari dalam maupun luar daerah Kuningan ikut menghadiri even yang digelar di kota Kuda. Hebatnya, scooteris yang berasal dari pulau berbeda pun ikut hadir. Seperti misalnya dari daerah Kalimantan, Medan, hingga Papua. Kontan saja, lokasi pacuan kuda saat itu nampak seperti lautan manusia.
Hadir dalam acara pembukaan, Sekretaris Daerah kabupaten Kuningan, Drs. Yosef Setiawan, MM, serta perwakilan dari unsur Muspida. Hadir pula, pengurus besar Ikatan Vespa Indonesia (IVI), serta pengurus daerah IVI Jawa Barat. Tak lupa, ketua DPD KNPI Kuningan, H Uus Yusuf, SE beserta kolega.
Panitia penyelenggara, Rizki Pratama kepada Kuningan News mengatakan, dalam acara ini para scooteris yang hadir memiliki kesempatan untuk membawa pulang dua unit sepeda motor vespa sebagai hadiah utama. Selain itu, masih ada hadiah menarik lain sebagai buah tangan dari G-Shook kepada scooteris se-Indonesia. Sehingga, tujuan digelarnya acara yakni mempererat tali silaturahmi antar scooteris Indonesia dapat tercapai.
“Alhamdulillah acara ini berlangsung sukses dan meriah. Oleh karenanya, kami berterimakasih kepada pemerintah daerah kabupaten Kuningan yang telah mengizinkan kami untuk meminjam lokasi pacuan kuda ini. Terlebih, terimakasih juga kepada KNPI Kuningan yang telah bekerjasama dengan kami dalam menghelat acara,”katanya.
Ketua KNPI Kuningan, Uus Yusuf mengatakan, pihaknya berharap kemitraan dengan GI-Shook dapat memberikan manfaat yang baik bagi kemajuan kabupaten Kuningan. Ke depan, pihaknya juga bakal kembali bekerjasama dengan komunitas vespa untuk menggelar even yang lebih besar.
“Kami berharap, Kuningan dapat menjadi kota wisata yang tak hanya dikunjungi wisatawan kelas elit saja. Melainkan juga menjadi tempat yang nyaman dan asyik untuk berkumpulnya para penggemar vespa dalam even-even kelas Nasional bahkan Internasional,”tuturnya.
Sementara, Sekda Kuningan, Yosef Setiawan dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengajak kepada GI-Shook beserta seluruh scooteris yang ada untuk berperan aktif sebagai subjek dalam berbagai aspek pembangunan fisik maupun mental guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kuningan.
“Kami juga menghimbau kepada keluarga besar GI-Shook untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan serta membangun rasa nasionalisme agar terjalin persatuan dan kesatuan diantara kita,”katanya.(dan)

Ribuan Vespamania Merapat di Waduk Darma



Kuningan News - Ribuan Vespamania dari berbagai pelosok daerah di Indonesia, sejak Sabtu kemarin (16/4) memadati komplek Objek Wisata Waduk Darma, Kuningan. Mereka datang ke lokasi itu untuk mengikuti acara Camping Ground Vespamania ke-3, yang digelar Parahyangan Independent Scooter Association (PISA) Kuningan. Acara tersebut berlangsung selama 2 hari, sampai Minggu (17/4).
Ketua Panitia, Arif Budiaksa, saat dihubungi Kuningan News di sela-sela kegiatan, Minggu (17/4), mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka HUT PISA, sekaligus sebagai ajang silaturahmi anggota. Selain itu dalam rangka mempromosikan potensi wisata yang ada kota Kuda. Sebelumnya, kegiatan serupa dilaksanakan di kawasan Ciwidey, kabupaten Bandung.
“Sengaja kegiatan ini kami laksanakan di Kuningan, biar teman-teman luar daerah bisa merasakan langsung potensi objek wisata Kuningan. Tentu ini jadi keuntungan tersendiri bagi Kuningan, mengingat jumlah peserta yang hadir mencapai 5000 vespa dari seluruh Indonesia,”ujar Arif.
Arif menambahkan, selama kegiatan yang bertema Vespamania Care Enfironment tersebut berlangsung, juga digelar kegiatan bermuatan sosial yang melibatkan seluruh peserta. Selain itu, panitia menggelar berbagai atraksi menarik plus pagelaran musik untuk menambah suasana bertambah semarak.
Senada dengan Arif, panitia lainnya, H Uus Yusuf, mengatakan dari ribuan Vespa yang hadir di Kuningan, ada beberapa Vespa yang memiliki keunikan tersendiri, karena telah dimodifikasi oleh pemiliknya. “Kami sangat bangga atas berkumpulnya teman-teman komunitas Vespa di Kuningan. Apalagi dalam ajang ini, kita bisa melihat parade vespa yang sudah dimodif secara unik dan menarik,”kata Uus sambil tersenyum.
Selanjutnya, H Uus bercerita dirinya juga mempunyai koleksi vespa yang unik berwarna crom. Bahkan dalam acara tersebut, vespa kebanggaannya itu menjadi ikon tersendiri dan dipampang di panggung hiburan Camping Ground, yang dihadiri secara langsung oleh Ketua Pisa Jawa Barat, Dedi Supriadi dan Ketua Pisa Kuningan, Yudi Budiman. (muh)

vespa dari kayu


           Pengrajin asal Portugal, Carlos Alberto terinspirasi membuat skuter Vespa dari kayu buatan tangannya. Vespa klasik ini menjadi salah satu desain paling cantik dalam sejarah dan benar-benar layak diapresiasi. Bahkan kursi dan bagasi yang merupakan komponen paling sulit juga terbuat dari kayu.


Spoiler for “Vespa Yang Terbuat Dari Kayu”:
“Vespa Yang Terbuat Dari Kayu”
Spoiler for “Vespa Yang Terbuat Dari Kayu”:
“Vespa Yang Terbuat Dari Kayu”


Spoiler for “Vespa Yang Terbuat Dari Kayu”:
“Vespa Yang Terbuat Dari Kayu”


SEJARAH VESPA


Asal Mula

Sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai peralatan kapal. Tapi di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom.

Lahir Kembali

Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk, Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah. Enrico memutuskan untuk fokuskan perhatian perusahaannya pada masalah personal Mobility yg dibutuhkan masyarakat Italia. Kemudian bergabunglah Corradino D’Ascanio, Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya Piaggio. D’Ascanio membuat rancangan yang simple,ekonomis, nyaman dan juga elegan. D’Ascanio memimpikan sebuah revolusi kendaraan baru. Dengan mengambil gambaran dari tehnologi pesawat terbang, dia membayangkan sebuah kendaraan yang dibangun dengan sebuah “Monocoque” atau Unibody Steel Chassis. Garpu depan seperti Ban mendarat sebuah pesawat yang mana mudah untuk penggantian ban. Hasilnya sebuah design yg terinspirasi dari pesawat yang yang sampai saat ini berbeda dengan kendaraan yang lain.

Maka pada 1945, konstruksi alternatif tersebut ditemukan. Awalnya memang sebuah konsep sepeda motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai terowong. Mengejutkan, ternyata bagian staternya dirancang dengan menggunakan komponen bom dan rodanya diambil dari roda pesawat tempur.

Guna mengoptimalkan bentuk dan keamanan penggunanya, pabrikan yang kala itu masih terbilang sebagai usaha ''kaki lima'' merancang papan penutup kaki pada bagian depan. Proyek ini langsung dipimpin oleh Corradino d'Ascanio. Karena itu, hak paten pun segera dapat mereka kantongi.

Hasilnya, muncullah pertama kali produk motor dengan seri MP5. Kendaraan ini berteknologi sederhana tetapi punya bentuk yang amat menarik, bagai binatang penyengat (lebah/tawon) karena bentuk kerangkanya.

Namun, karena bentuk penutup pengaman yang bagai papan selancar itu, sejumlah pekerja di pabrik Piaggio pun bahkan mengatakannya sebagai motor Paperino. Harap diingat, Paperino adalah sindiran sinis untuk tokoh Donald Duck (bebek). Maka, d'Ascanio pun putar akal untuk memperbaiki model tersebut.

D’ascanio hanya membutuhkan beberapa hari untuk mengonsep ulang bentuk desain kendaraannya dan prototipnya diberi nama MP6. Saat Enrico Piaggio melihat protototip MP6 itu, ia secara tak sengaja berseru “Sambra Una Vespa” (terlihat seperti Tawon). Akhirnya dari seruan tak sengaja itu, diputuskan kendaraan ini dinamakan ‘Vespa’ (tawon dalam bahasa Indonesia). Pada April 1946, prototip MP6 ini mulai diproduksi masal di pabrik Piaggio di Pontedera, Italia.

Pada Akhir 1949, telah di produksi 35000 unit dan dalam 10 tahun telah memproduksi 1 Juta unit dan pada pertengahan tahun 1950. Selama tahun 1960-an dan 1970-an Vespa menjadi simbol dari revolusi gagasan pada waktu itu.

Perkembangan selanjutnya, produk ini ternyata laris diserap pasar Prancis, Inggris, Belgia, Spanyol, Brazil, dan India -- selain di pasar domestik produk ini laku bagai kacang goreng. Selain itu, India pun memproduksi jenis dan bentuk yang sama dengan mengambil mesin Bajaj. Jenisnya adalah Bajaj Deluxe dan Bajaj Super. Sejumlah pihak lantas mengajukan lamaran untuk joint membuat Vespa. Maka pada 1950 munculah Vespa 125 cc buatan Jerman.

Pada saat itu banyak negara lain yang mencoba membuat produk serupa, tetapi ternyata mereka tak sedikit pun mampu menyaingi Piaggio. Di antara pesaing itu adalah Lambretta, Heinkel, Zundapp, dan NSU. Bagi masyarakat Indonesia, produk Lambretta dan Zundapp, sempat populer di era 1960-an.

Selidik punya selidik, fanatisme terhadap Vespa ternyata muncul akibat ciri dasar bentuk motor ini yang selalu dipertahankan pada setiap produk berikutnya. Bahkan saat mereka terbilang melakukan ''revolusi'' bentuk pada produk baru, Vespa 150 GS, kekhasan pantat bahenol masih terasa melekat.

Produk 150 GS -- kala itu dikenal sebagai Vespamore dan hampir selalu tampil di tiap film tahun 1960-an -- memang kemudi dan lampu sorotnya mulai dibuat menyatu. Tetapi, secara keseluruhan apalagi bentuk pantatnya, benar-benar masih membulat. Dan cerita terus berlanjut saat ini dengan model generasi baru Vespa, mempersembahkan Vespa ET2, Vespa ET4, Vespa Granturismo dan Vespa PX150. Vespa bukan hanya sekedar Scooter tapi salah satu Icon besar orang Italia.

Sejarah Vespa di Indonesia

“Demam Vespa” di tanah air sangat di pengaruhi oleh “Vespa Congo”. Vespa diberikan sebagai Penghargaan oleh Pemerintah Indonesiaterhadap Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Congosaat itu.

Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.

Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia mungkin masih bisa disebut sebagai surganya Vespa. Maraknya ekspor Vespa, sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.